Sabtu, 24 Agustus 2019

Beberapa Fakta Tentang Nugget Ayam

nugget ayam

Nugget ayam adalah salah satu pangan hasil pengolahan daging ayam yang memiliki cita rasa tertentu, biasanya berwarna kuning keemasan. Saat ini, nugget ayam menjadi salah satu produk olahan daging ayam yang berkembang pesat Bahan baku nugget adalah potongan daging ayam, tepung-tepungan, dan bumbu-bumbuan.

Nugget biasanya terbuat dari daging ayam atau ikan yang dihancurkan dan ditambahkan dengan bumbu lalu diproses sedemikian rupa agar terjaga nutrisinya. Adapun proses yang harus dilalui nugget adalah proses tempering, penggilingan, pencampuran, coating, penggorengan, pengovenan, dan pembekuan.

Pada umumnya, daging ayam yang digunakan untuk membuat nugget dalam skala industri adalah daging ayam beku. Sebelum diolah, ayam harus melalui proses pelayuan dulu atau yang biasa disebut tempering. Kemudian daging ayam digiling dengan mesin giling daging dan diperhalus sebelum dicampur dengan bumbu dan ditaburi tepung roti.

Setelah ditaburi tepung roti, nugget akan dimasak melalui dua tahap. Yang pertama adalah penggorengan yang dilakukan beberapa saat. Pada proses ini, nugget belum matang sepenuhnya. Tahapa kedua adalah pengovenan dengan uap jenuh yang menghasilkan nugget yang matang sempurna. Setelah proses pematangan selesai, nugget akan dibekukan agar kualitas nugget terjaga.

Nah selain itu, ada beberapa fakta menarik lainnya yang jarang diketahui orang dari makanan kesukaan anak ini, yuk simak pembahanna dibawah ini:

Jumlah Daging Ayam pada Nugget Hanya 50 persen
Meskipun namanya nugget ayam, tetapi bukan berarti nugget tersebut terbuat dari 100% ayam. Terdapat beberapa bahan lainnya seperti tepung terigu, telur, tepung roti, dan bahan-bahan lainnya. Bahkan daging ayam jumlahnya hanya 50% dari total keseluruhan komposisi.

Resep Nugget Ayam Sudah Ada Sejak Lebih dari 50 Tahun yang Lalu
Mungkin sebagian orang berpikir bahwa nugget adalah makanan kekinian yang sedang menjadi tren saat ini. Faktanya, nugget ayam sudah ada lebih dari 50 tahun yang lalu, tepatnya pada tahun 1963. Seorang profesor dari Universitas Cornell, Robert C. Baker, yang juga seorang ahli di bidang ilmu pangan bercita-cita untuk membuat inovasi pangan yaitu menciptakan olahan ayam yang dibekukan setelah berhasil menciptakan olahan daging ayam, chicken stick, pada masa itu.

Pada Awalnya Nugget Terbuat dari Ayam yang Sudah Tua
Dulunya nugget ayam terbuat dari ayam yang sudah tua karena ayam yang sudah tua tidak bisa memproduksi telur lagi. Selain itu, ayam yang sudah tua tidak mungkin lagi diolah secara utuh karena rasa dagingnya sudah tidak lezat lagi.

Bukan Cuma Daging Ayam
Selain daging ayam dan bumbu, untuk membuat nugget yang lezat dibutuhkan pula bagian-bagian tubuh ayam lainnya seperti tulang rawan, fragmen tulang, dan jaringan usus.
Dibalik Rasa dan Warna Nugget Ayam yang Menarik
Percobaan membuat nugget ayam dengan menggunakan daging ayam yang sudah tua ternyata tidak memberikan hasil yang memuaskan sehingga profesor Robert C. Baker menggantinya dengan daging ayam yang muda. Daging ayam muda inilah yang menjadi kunci lezatnya nugget ayam dan penampilannya yang menarik.

Tidak Semua Nugget Itu Sama
Ternyata nugget yang beredar di luar negeri berbeda dengan nugget yang ada di Indonesia. Contohnya nugget yang ada di Inggris memiliki kadar lemak yang lebih rendah daripada nugget yang ada di Amerika

Tidak masuk kategori Junk Food
Definisi dari junk food adalah makanan yang tidak sehat atau memiliki sedikit sekali kandungan nutrisi atau bahkan tidak memiliki nutrusi. Jenis makanan ini mengandung jumlah lemak yang besar. Biasanya jenis makanan ini cepat saji dan digoreng.

Meskipun nugget cepat cara penyajiannya dan digoreng, bukan berarti nugget termasuk dalam junk food karena nugget juga kaya nutrisi seperti protein, asam amino, lemak, vitamin, dan mineral. Itulah sebabnya nugget tidak masu dalam kategori Junk Food.

1 komentar: